Kristus Dipermuliakan Melalui Iman Para Orang Kudus-Nya
“Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita” Ibrani 11:2
Kitab Ibrani memuji iman dan merujuk pada tindakan, pengaruh, dan buah-buah iman yang menakjubkan. Untuk memuji iman, rasul menggambarkan pengalaman para orang kudus di Perjanjian Lama. Orang-orang kudus ini lebih dikenal karena anugerah-anugerah yang lain: Habel karena kebenaran keadilannya; Henokh dan Nuh karena hidup bergaul dengan Allah; Musa karena kelemah-lembutannya; Abraham karena ketaatannya; yang lain karena keberanian dan ketetapan hati mereka; tetapi perhatikan, mahkota dikenakan ke atas kepala sang iman. Di dalam kitab Ibrani 11 pengaruh-pengaruh yang dibicarakan, lebih berkaitan dengan karunia-karunia lainnya seperti penyangkalan diri dan keberanian orang percaya, daripada iman itu sendiri. Tetapi sang rasul mengatakan bahwa dengan iman mereka telah melakukan ini dan itu.
Seharusnya yang menjadi pokok perhatian kita ialah memiliki iman dan memeliharanya. Dari semua karunia Allah, iman merupakan karunia terunggul, sekaligus yang paling sering diserang. Iman kita adalah obyek kedengkian dan dendam setan. Kristus berkata kepada Petrus, “Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur” (Lukas 22:3132).
Pada umumnya kerusakan hidup tidak terjadi sebelum pertamatama terjadi kemerosotan iman. Salah satu hal yang dihasilkan iman yang aktif ialah reputasi yang baik, dan Allah menyediakan kehormatan-Nya sendiri di dalam kehormatan pelayan-pelayan-Nya.
Tatkala Kristus mengadopsi seseorang menjadi milik-Nya, ini berarti mereka menjadi “sebagai kemasyhuran bagi Tuhan” (Yesaya. 55:13). Kristus membentuk bejana kemurahan-Nya dari semak duri agar menjadi kemasyhuran bagi-Nya. Memiliki banyak orang perkasa sebagai bawahan, menjadikan Daud memiliki reputasi baik, dan pada hari penghakiman, Tuhan akan “dimuliakan di antara orang-orang kudusNya” (2 Tes. 1:10).
Kemuliaan Kristus tidak hanya berasal dari kemuliaan dan kecemerlangan kehadiran-Nya sendiri, melainkan juga di dalam kemuliaan sosial dari martabat dan hak istimewa umat-Nya. Pada hari itu Kristus akan dimuliakan karena orang kudus-Nya, seperti juga di sini sekarang. Para orang percaya perlu berhati-hati di dalam kehidupan mereka karena kemuliaan Kristus dipertaruhkan di sini.
Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Manton (1620-1677), By Faith, pp. 51-58

0 Response to "Kristus Dipermuliakan Melalui Iman Para Orang Kudus-Nya "
Post a Comment